BALIKPAPAN – Program Polisi Peduli Pendidikan yang
dilaksanakan Polresta Balikpapan mendapat apresiasi dari Bapak Lutfi,
perwakilan SMP IT Tri Sukses Generus dan Pondok Pesantren Bairuha. Program yang
dipimpin Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., pada
Senin (26/10/2026) tersebut dinilai memberikan pembekalan dan wawasan tambahan
yang bermanfaat bagi para siswa dan santri.
Bapak Lutfi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas
kunjungan Wakapolresta Balikpapan beserta jajaran yang telah hadir untuk
berbagi pengetahuan kepada para siswa dan santri. Menurutnya, kegiatan tersebut
merupakan pengalaman yang sangat positif dan diharapkan dapat dilaksanakan
secara berkelanjutan.
“Kami sangat bersyukur atas kunjungan dari Bapak
Wakapolresta Balikpapan dan jajaran untuk memberikan suatu pembekalan kepada
siswa dan santri-santri kami. Acara ini sangat luar biasa. Kami berharap ini
sebagai langkah kontinu yang terus bisa berlanjut di kemudian hari, karena ini
sangat berguna bagi siswa dan santri-santri kami,” ujar Lutfi.
Ia menjelaskan, para siswa dan santri tidak hanya
membutuhkan ilmu pengetahuan agama, tetapi juga perlu memperoleh informasi dan
pemahaman mengenai perkembangan kehidupan di luar lingkungan pendidikan mereka.
Melalui pembekalan dari kepolisian, para siswa dan santri diharapkan memiliki
wawasan yang lebih luas serta pemahaman yang relevan dengan kehidupan
sehari-hari.
Menurut Lutfi, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi
para santri untuk memperbarui informasi yang mungkin belum banyak mereka
dapatkan selama menjalani aktivitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren.
Salah satu materi yang mendapat perhatian adalah penjelasan
mengenai proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Lutfi mengungkapkan bahwa
sebelumnya sebagian anak didik masih memiliki anggapan bahwa proses pembuatan
SIM sangat rumit, terutama saat menghadapi ujian praktik. Setelah memperoleh
edukasi dan penjelasan dari jajaran kepolisian, mereka mendapatkan pemahaman
yang lebih baik mengenai proses tersebut.
“Setelah diberikan edukasi dan penjelasan, ternyata saat ini
pembuatan SIM tidak serumit dan sesusah dulu,” ungkapnya.
Apresiasi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi
langsung antara kepolisian dan lingkungan pendidikan dalam memberikan informasi
yang benar, membangun pemahaman, serta mendekatkan Polri dengan generasi muda.
Edukasi yang disampaikan secara langsung diharapkan dapat membantu siswa dan
santri memahami berbagai hal yang berkaitan dengan keselamatan, kedisiplinan,
serta kehidupan bermasyarakat.
Di akhir penyampaiannya, Lutfi menyampaikan terima kasih
kepada seluruh jajaran Polresta Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut, khususnya kepada Wakapolresta Balikpapan yang hadir mewakili
jajaran kepolisian.
“Terima kasih sebanyak-banyaknya dari kami untuk seluruh
jajaran Polresta Balikpapan yang diwakili oleh Pak Wakapolresta Balikpapan.
Salam Polisi Bersama Masyarakat,” tuturnya.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta
Balikpapan terus mendorong sinergi dengan sekolah dan pondok pesantren dalam
memberikan edukasi serta memperluas wawasan generasi muda. Kolaborasi ini
diharapkan dapat terus berlanjut sehingga kehadiran Polri tidak hanya dirasakan
dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung pendidikan dan pembentukan
generasi yang berpengetahuan, disiplin, serta bertanggung jawab.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar