Isu Penculikan Sempat Picu Kepanikan, Polsek Balikpapan Utara Pastikan Santriwati Panti Aisyiyah Dalam Kondisi Aman

BALIKPAPAN – Dugaan hilangnya seorang santriwati di Panti Asuhan Putri Aisyiyah, Balikpapan Utara, sempat menimbulkan kecemasan di kalangan pengurus dan masyarakat, terlebih di tengah maraknya isu penculikan anak yang beredar di media sosial. Namun, hasil pengecekan kepolisian memastikan bahwa anak tersebut dalam kondisi aman.


Peristiwa ini terjadi pada Kamis (02/04/2026) sekitar pukul 11.50 WITA. Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa A., SH., S.I.K., MH, bersama jajaran, termasuk Kanit Binmas Ipda Yudi A., Panit Provos Aiptu Eko H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Ampar Aiptu Eko Wahyudi, langsung mendatangi lokasi di Jalan A.W. Syahrani, Gang Argo Wilis, RT 31, Kelurahan Batu Ampar.


Kedatangan petugas disambut oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Nurhamidah selaku pengelola panti, didampingi Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Lukman, admin panti Sarifah, serta pengasuh Khoirunnisa.


Informasi awal diperoleh dari pihak sekolah yang melaporkan adanya salah satu santriwati berinisial NAP (13), yang tidak masuk sekolah dan diduga keluar dari asrama tanpa izin. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran, terutama karena beredarnya isu penculikan anak di media sosial.


Namun, setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, santriwati tersebut ditemukan berada di dalam area panti, tepatnya bersembunyi di salah satu kamar mandi. Dengan demikian, dugaan hilang atau penculikan tidak terbukti.


Diketahui, santriwati tersebut telah tinggal di panti sejak sekitar tahun 2023 setelah diantar oleh Dinas Sosial. Saat ini, Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang berdiri sejak 1988 menampung sebanyak 23 anak asuh.


Kapolsek Balikpapan Utara menegaskan pentingnya pengawasan dan komunikasi yang baik antara pengurus dan anak asuh guna mencegah kejadian serupa terulang. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu sensitif seperti penculikan anak.


Sebagai langkah evaluasi, pihak panti diharapkan meningkatkan pengawasan, membangun komunikasi terbuka dengan anak-anak, serta menyediakan kegiatan positif untuk mendukung perkembangan mereka.


Secara keseluruhan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan guna menjaga keamanan serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar