Api Membakar 1 Hektare Lahan di Lamaru, Polsek Balikpapan Timur, TNI dan BPBD Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

 

BALIKPAPAN – Respons cepat personel gabungan TNI-Polri bersama BPBD Kota Balikpapan dan masyarakat berhasil mengendalikan kebakaran lahan kosong di Jalan Padat Karya RT 33, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Sabtu (5/9/2026).


Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 09.15 WITA. Saat berada di sekitar lokasi, warga mendengar suara ilalang terbakar dari bagian bawah lahan. Setelah dilakukan pengecekan, terlihat kobaran api yang dengan cepat merambat ke arah jalan dan membakar vegetasi kering di lahan kavling dengan luas kurang lebih satu hektare.


Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian kepada petugas. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Polsek Balikpapan Timur dengan melakukan koordinasi bersama BPBD Kota Balikpapan untuk mempercepat proses penanganan.


Tim gabungan selanjutnya bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran BPBD serta satu unit ambulans. Personel TNI-Polri bersama petugas pemadam dan warga bahu-membahu melakukan upaya pemadaman guna mencegah kobaran api semakin meluas.


Kesigapan petugas di lapangan membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.00 WITA. Setelah api padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan melaksanakan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik panas yang dapat memicu kebakaran susulan.


Respons cepat tersebut juga berhasil mencegah kobaran api merembet ke permukiman warga. Situasi di sekitar lokasi setelah proses pemadaman berlangsung aman dan kondusif.


Sementara itu, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Petugas akan melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab awal terjadinya kebakaran.


Polsek Balikpapan Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang terdapat vegetasi kering. Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok yang masih menyala, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain dengan sumber api di sekitar lahan kosong.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Jangan melakukan aktivitas yang dapat menjadi sumber api, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi kering. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar petugas di lapangan.


Kepolisian juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem deteksi dini Karhutla. Informasi sekecil apa pun terkait asap maupun titik api sangat penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.


Apabila menemukan titik api atau kejadian darurat, masyarakat dapat segera menghubungi pihak kepolisian, BPBD, atau Call Center 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan sehingga petugas dapat segera memberikan respons.


Sinergitas TNI-Polri, BPBD dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan. Dengan kepedulian, kewaspadaan dan respons cepat bersama, potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini demi menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan Kota Balikpapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar