BALIKPAPAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya membutuhkan upaya pemadaman, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan personel yang bertugas di lapangan. Untuk mendukung hal tersebut, Satuan Tugas Kesehatan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polresta Balikpapan turun langsung memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan kepada petugas gabungan di sejumlah lokasi karhutla, Senin (28/9/2026).
Tim yang dipimpin Kasi Dokkes Polresta Balikpapan, IPTU Irfan, bersama staf melaksanakan dukungan kesehatan di kawasan Lamaru, Manggar, dan Graha Indah. Kehadiran tim medis ditujukan untuk memantau kondisi personel gabungan TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dan Dinas Pemadam Kebakaran yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Petugas pemadam menghadapi risiko kelelahan fisik serta paparan asap selama menjalankan tugas. Karena itu, tim Dokkes bersiaga di sekitar lokasi untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan pertolongan awal apabila terdapat personel yang mengalami gangguan kesehatan saat atau setelah melaksanakan pemadaman.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kondisi fisik dan tekanan darah, pemberian oksigen serta obat-obatan ringan bagi personel yang mengalami keluhan sesak akibat paparan asap, hingga pertolongan pertama terhadap luka ringan. Tim juga membagikan masker N95, vitamin, oralit, dan susu untuk membantu mendukung kondisi serta kebutuhan petugas selama bertugas.
Selain memberikan pelayanan kepada personel gabungan, tim Dokkes turut menyampaikan imbauan kesehatan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi karhutla. Warga diminta menggunakan masker, membatasi aktivitas di luar rumah ketika asap menebal, serta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes IPTU Irfan menyampaikan bahwa dukungan kesehatan merupakan bagian penting dalam penanganan karhutla. Menurutnya, petugas yang melakukan pemadaman menghadapi risiko kelelahan dan paparan asap sehingga perlu mendapatkan pemantauan serta pelayanan kesehatan secara langsung.
“Tugas pemadaman Karhutla sangat berisiko, menguras tenaga dan terpapar asap. Satgas Kesehatan hadir untuk memastikan seluruh personel yang bertugas tetap sehat dan selamat. Ini adalah bentuk dukungan moril dan kesehatan agar penanganan Karhutla berjalan maksimal,” ujar IPTU Irfan.
Kehadiran tim Dokkes di lokasi juga menjadi bentuk dukungan bagi personel gabungan yang bekerja dalam penanganan karhutla. Pelayanan kesehatan lapangan diharapkan membantu petugas menjaga kondisi tubuh dan memperoleh penanganan awal apabila mengalami keluhan kesehatan.
Seiring dengan perkembangan penanganan karhutla di wilayah hukum Polresta Balikpapan, tim Dokkes tetap bersiaga untuk melakukan pemantauan kesehatan lanjutan. Polresta Balikpapan juga mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi udara dan menjaga kesehatan selama situasi karhutla berlangsung.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar