Aksi Nyata Tanggap Polusi Karhutla, Polsek Balikpapan Timur & Bhayangkari Bagikan 500 Masker Medis Gratis untuk Warga

 

BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat ditunjukkan jajaran Polsek Balikpapan Timur bersama Bhayangkari Ranting Balikpapan Timur melalui pembagian masker kepada pengguna jalan. Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk membantu mengurangi paparan asap dan debu di tengah potensi penurunan kualitas udara akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).


Kegiatan pembagian masker dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 09.30 Wita, bertempat di Mako Polsek Balikpapan Timur, Jalan Mulawarman No. 13 RT 11, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur.


Sebanyak 500 masker dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar Mako Polsek Balikpapan Timur. Pembagian dilakukan secara langsung oleh personel kepolisian bersama Bhayangkari sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.


Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak asap Karhutla.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi paparan asap dan debu. Namun yang tidak kalah penting adalah mencegah terjadinya kebakaran dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” ujar AKP M. Chusen.


Menurutnya, upaya menghadapi dampak Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Kesadaran warga dinilai memiliki peran penting dalam mencegah munculnya titik api baru.


“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, tidak membakar lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel Polsek Balikpapan Timur turut terlibat, di antaranya Ps. Kanit Binmas Iptu Jojok, Ps. Kanit Intelkam Ipda Waslim, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lamaru Aiptu Choirul Anam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar Baru Aiptu Ahmad Hasanudi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Teritip Aipda Firman serta personel lainnya.


Kegiatan juga mendapat dukungan dari Bhayangkari Ranting Balikpapan Timur. Ketua Bhayangkari Ranting Balikpapan Timur Cabang Kota Balikpapan, Ny. Hindun Chusen, bersama anggota Bhayangkari turut terlibat dalam pembagian masker kepada masyarakat.



Selain memberikan masker, personel juga menyampaikan imbauan agar masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya apabila kondisi lingkungan sedang berasap atau berdebu. Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.


Di sisi lain, edukasi pencegahan Karhutla terus disampaikan kepada masyarakat. Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera memberikan informasi kepada pihak terkait apabila mengetahui adanya titik api atau kejadian kebakaran.


Polsek Balikpapan Timur juga mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas di wilayah binaan untuk menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus menerima informasi dari masyarakat terkait potensi Karhutla. Langkah tersebut menjadi bagian dari deteksi dini untuk mencegah kebakaran berkembang dan meluas.


Kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar menjadi perhatian dalam upaya pencegahan Karhutla. Karena itu, kepedulian masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api sangat diperlukan, termasuk tidak membuang sumber api secara sembarangan.


Pembagian masker ini sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga, polisi dapat menyampaikan pesan keselamatan sekaligus mendengarkan kondisi dan informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.


Polsek Balikpapan Timur akan terus melakukan pemantauan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi potensi Karhutla dan dampak asap. Edukasi kepada masyarakat juga akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari langkah pencegahan.


Melalui sinergi Polri, Bhayangkari, pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan Karhutla dapat semakin kuat. Menjaga lingkungan dari kebakaran bukan hanya untuk mencegah kerusakan alam, tetapi juga melindungi kesehatan, keselamatan dan aktivitas masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar