BALIKPAPAN – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan terus dilakukan Polresta Balikpapan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) pencegahan bullying yang digelar Sat Binmas Polresta Balikpapan di SDN 004 Balikpapan Kota, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Ruang Kelas VI dan diikuti sebanyak 32 siswa-siswi. Penyuluhan menghadirkan personel Sat Binmas Polresta Balikpapan Aipda Bambang, bersama tiga mahasiswi Psikologi UMKT yang sedang melaksanakan magang di Polresta Balikpapan, yakni Erika, Sheti dan Tira Yunanda.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak bullying serta pentingnya membangun lingkungan sekolah yang saling menghargai dan melindungi. Para siswa juga diajak memahami bahwa tindakan mengejek, mengintimidasi, merendahkan maupun melakukan kekerasan terhadap teman dapat menimbulkan dampak serius bagi korban.
Aipda Bambang mengingatkan para siswa agar tidak menjadi pelaku bullying, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Para siswa juga diajak memahami perasaan korban dan membangun kepedulian terhadap teman yang mengalami tindakan perundungan.
“Upaya ini kami lakukan sebagai langkah preventif dan preemtif agar tidak terjadi tindak kekerasan, termasuk bullying di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Aipda Bambang.
Selain itu, siswa didorong untuk berperan aktif dalam mencegah kekerasan dengan saling menjaga dan menciptakan suasana sekolah yang aman serta nyaman. Mereka juga diberikan pemahaman agar tidak takut menyampaikan atau melaporkan apabila melihat maupun mengalami tindakan bullying.
Menurut Aipda Bambang, keberanian untuk berbicara dan melapor merupakan salah satu langkah penting dalam memutus mata rantai perundungan. Dengan adanya kepedulian dari siswa, guru, orang tua dan lingkungan sekitar, potensi kekerasan dapat dicegah sejak dini.
Kehadiran mahasiswi Psikologi UMKT juga memberikan perspektif mengenai pentingnya memahami kondisi emosional korban maupun pelaku. Pendekatan edukatif tersebut diharapkan membantu para siswa lebih memahami pentingnya empati, komunikasi dan sikap saling menghormati.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan mendapat antusiasme dari para siswa. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan bebas dari kekerasan.
Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah preventif dan edukatif kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berani, peduli, saling menghargai dan mampu menciptakan lingkungan sosial yang positif.
.jpeg)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar