Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 Digelar, Tekankan Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis Elektronik

 

Balikpapan – Polresta Balikpapan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 pada Jumat (5/6/2026) pukul 08.45 WITA di halaman Mako Polresta Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman No.69, Balikpapan Selatan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si.


Apel gelar pasukan tersebut menjadi langkah awal pengecekan kesiapan personel, sarana, serta sinergitas antarinstansi dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polresta Balikpapan, para Kapolsek, unsur TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, serta stakeholder terkait lainnya. Seluruh unsur tampak mengikuti kegiatan dengan penuh kesiapan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keselamatan berlalu lintas di Kota Balikpapan.


Dalam amanatnya, Kapolresta Balikpapan menegaskan bahwa Operasi Patuh Mahakam 2026 mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik”, yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum di bidang lalu lintas secara modern, transparan, dan humanis.


“Melalui apel gelar pasukan ini, kita memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung agar pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 dapat berjalan optimal, mencapai sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat,” tegas Kapolresta.


Ia juga menyampaikan bahwa tujuan utama operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, serta fatalitas korban, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


Operasi ini akan menyasar berbagai potensi gangguan, baik sebelum, saat, maupun pasca pelaksanaan Hari Bhayangkara 2026, termasuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.



Kapolresta turut memaparkan evaluasi data Operasi Patuh tahun sebelumnya sebagai bahan analisa dan peningkatan kinerja, sekaligus menekankan pentingnya pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis yang didukung penegakan hukum berbasis elektronik.


“Setiap kecelakaan lalu lintas selalu diawali oleh pelanggaran. Karena itu, disiplin berlalu lintas harus terus ditingkatkan dan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya Polri,” ujarnya.


Di akhir amanat, Kapolresta menegaskan bahwa keberhasilan Polri diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya dalam terciptanya keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Kegiatan apel gelar pasukan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif, menandai kesiapan penuh Polresta Balikpapan beserta seluruh stakeholder dalam menyukseskan Operasi Patuh Mahakam 2026 di wilayah Kota Balikpapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar